SELAMAT DATANG DI WEBBLOG SERBA-SERBI INDONESIA TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG

Senin, 16 Agustus 2010

Dadan Hermawan 30 Juli jam 8:24 Balas
Dengarlah bisikan hening pagi ini... dari semilir angin yang tak henti menari diantara riuhnya jiwa jiwa yang hilir mudik tiada henti menyusuri trotoar-trotoar takdir diri yang masih panjang terbentang dan terhampar diantara alur alur para pencari kisah indah kehidupan. Semua riuh tak berkesudahan, semua sibuk berjalan dan berlarian mengejar lambaian – lambaian melenakan di kejauhan... bahkan mereka hampir tak sempat tuk bersapaan.
Ada yg berlari mengejar dedaunan kering yang berjatuhan karena dimatanya ia lembar-lembar permata yang kan menyelamatkan dan membahagiakan.....
Ada yg tergesa gesa memburu gubuk bambu yang tampak bak istana permata nan menenangkan....
Ada juga yg tiada henti menanti para putri tak berhati yang datang silih berganti menusuk dan mencacah hati....
Dan semua kini tinggal menyisakan keheningan...... keheningan yang tajam dan menghujam seperti hujaman belati nan mengerikan....
Dan diamlah sejanak... dengarlah bisikan keras para pendzikir alam nan tak pernah jua terdiam... dengarkanlah lolongan alam yang kian tajam membentak jiwa yang jua kian temaram....
Dengarlah dzikir dzikir kenari pagi yang kian melengking menyindir hati hati yang kian mati....
Dengarlah rilih rintihan bunga bunga pagi yang semakin meringkih pada diri diri yang semakin tak memiliki hati.....
Haruskah kita terdiam dan menanti mereka semakin geram lantas menyisakan hantaman...? atau akankah kita tak lagi bergeming dari hari hari yg penuh hening dalam kubangan kering hingga Alloh memancang kita pada kesendirian ....????
JANGAN.....JANGAN biarkan penyesalan panjang dan kelam kan jadi hiasan panjang pengakhiran....
JANGAN....JANGAN biarkan kesunyian nan kelam menyelimuti kulit kulit ari dan hati kita berkepanjangna dan tak berkesudahan ........
Dan jatah helaan napas itu masih saja kita dapati di lembar lembar hari yg terus berganti...tak usah menanti halaman akhir menghampiri...MARI SEGERA MENJAMU DIRI di BENING CAHYA ILLAHI.... saatnya kita bertaubat..............ASTAGFIRULLOHHALADZIIIM.... .. lembaran itu masih tersisa saudaraku ..!!!.

DAFTAR SEMUA POSTINGAN