SELAMAT DATANG DI WEBBLOG SERBA-SERBI INDONESIA TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG

Minggu, 29 Mei 2011

Peribahasa

"Jadilah kumbang, hidup sekali di taman bunga, jangan jadi lalat, hidup sekali di bukit sampah."
Be a bee, lived once in a flowery garden, not a fly, lived once in heaps of garbage.
Meaning: Try to be well and useful life.

"Jadilah orang pandai bagai padi yang merunduk."
Be a smart man, like drooping paddy.
Paddy droops more as it matures since its kernel is getting heavier.
Meaning: To be a smart man you need to be humble. Or: A smart man is usually humble. See Tong kosong nyaring bunyinya

Kumpulan Peribahasa Indonesia dan Artinya

Peribahasa Indonesia sudah sering digunakan oleh masyarakat. Keanekaragaman adat-istiadat, budaya, dan bahasa di negara Indonesia berpengaruh pada perbendaharaan kalimat, yaitu Peribahasa Indonesia. Berikut ini saya akan memberikan beberapa Peribahasa Indonesia beserta arti atau maknanya.


Ada uang abang disayang, tak ada uang abang melayang.
Hanya mau bersama saat sedang senang saja, tak mau tahu di saat sedang susah.

Menang jadi arang, kalah jadi abu.
Kalah ataupun menang sama-sama menderita.

Bagaikan abu di atas tanggul.
Orang yang sedang berada pada kedudukan yang sulit dan mudah jatuh.

Ada Padang ada belalang, ada air ada pula ikan.
Di mana pun berada pasti akan tersedia rezeki buat kita.

Adat pasang turun naik.
Kehidupan di dunia ini tak ada yang abadi, semua senantiasa silih berganti.



Membagi sama adil, memotong sama panjang.
Jika membagi maupun memutuskan sesuatu hendaknya harus adil dan tidak berat sebelah.

Air beriak tanda tak dalam.
Orang yang banyak bicara biasanya tak banyak ilmunya.

Air tenang menghanyutkan.
Orang yang kelihatannya pendiam, namun ternyata banyak menyimpan ilmu pengetahuan dalam pikirannya.

Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga.
Sifat-sifat anak biasanya menurun dari sifat orangtuanya.

Berguru kepalang ajar, bagai bunga kembang tak jadi.
Menuntut ilmu hendaknya sepenuh hati dan tidak tanggung-tanggung agar mencapai hasil yang baik.

Sepandai-pandai tupai melompat, sekali waktu jatuh juga.
Sepandai-pandainya manusia, suatu saat pasti pernah melakukan kesalahan juga.

Tong kosong nyaring bunyinya.
Orang sombong dan banyak bicara biasanya tidak berilmu.

Tong penuh tidak berguncang, tong setengah yang berguncang.
Orang yang berilmu tidak akan banyak bicara, tetapi orang bodoh biasanya banyak bicara seolah-olah tahu banyak hal.

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi.
Orang tua yang bersikap seperti anak muda, terutama dalam masalah percintaan.

Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
Karena kesalahan kecil, menghilangkan semua kebaikan yang telah diperbuat.

Bagaikan burung di dalam sangkar.
Seseorang yang merasa hidupnya dikekang.

Terbuat dari emas sekalipun, sangkar tetap sangkar juga.
Meskipun hidup dalam kemewahan tetapi terkekang, hati tetap merasa tersiksa juga.

Sakit sama mengaduh, luka sama mengeluh.
Seiya sekata dalam semua keadaan.

Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih.
Segala sesuatu dalam kehidupan bukan manusia yang menentukan.

Barangsiapa menggali lubang, ia juga terperosok ke dalamnya.
Bermaksud mencelakakan orang lain, tetapi dirinya juga ikut terkena celaka.

Jauh di mata dekat di hati
Dua orang yang tetap merasa dekat meski tinggal berjauhan.

Seberat-berat mata memandang, berat juga bahu memikul.
Seberat apapun penderitaan orang yang melihat, masih lebih menderita orang yang mengalaminya.

Jumat, 13 Mei 2011

METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF



JENIS-JENIS PENELITIAN MENURUT TUJUAN, METODE, TINGKAT EKSPLANASI DAN JENIS DATA
Tujuan
Metode
Tingkat
Eksplanasi
Analisis &
Jenis Data
A.    Murni
B.     Terapan
A.    Survey
B.     Ex Post Facto
C.     Eksperimen
D.    Naturalistik
E.     Policy Research
F.      Action Research
G.    Evaluasi
H.    Sejarah
1.      Deskriptif
2.      Komparatif
3.      Asosiatif
1.Kuantitatif
2.Kualitatif
3.Gabungan

BEBERAPA KERAGUAN TERHADAP METODE PENELITIAN KUALITATIF

  1. APAKAH METODE KUALITATIF ILMIAH?
  2. APAKAH METODE KUALITATIF DAPAT MENGHASILKAN GENERALISASI
  3.  APAKAH PENELITIAN KUALITATIF TIDAK SUBJEKTIF
  4. APAKAH PENELITIAN KUALITATIF RELIABLE?
  5. DAPATKAH PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF DIGUNAKAN BERSAMA-SAMA?



METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF


A. KONSEP DASAR METODOLOGI KUALTATIF

     ISTILAH YANG DIGUNAKAN UNTUK PENELITIAN  KUALITATIF, AL:
     INQUIRI  NATURALISTIK,  ETNOGRAFI,  INTERAKSIONIS SIMBOLIK,
     PERSPEKTIF KEDALAM, ETNOMETODOLOGI, THE CHICAGO SCHOOL,
     FENOMENOLOGIS, STUDI KASUS, INTERPRETATIF, EKOLOGIS, DAN
     DESKRIFTIF (BOGDAN DAN BIKLEN)

I. PENNGERTIAN MP KUALITATIF MENURUT:
   BOGDAN DAN TAYLOR
   METODOLOGI KUALITATIF SEBAGAI PROSEDUR PENELITIAN YANG
   MENGHASILKAN DATA DESKRIPTIF BERUPA KATA-KATA TERTULIS   
   ATAU LISAN DARI ORANG-ORANG DAN PERILAKU YG DAPAT DIAMATI.

   KIRK DAN MILLER:
   PENELITIAN KUALITATIF ADALAH TRADISI TERTENTU DALAM ILMU
   PENGETAHUAN SOSIAL YANG SECARA FUNDAMENTAL BERGANTUNG
   PADA PENGAMATAN PADA MANUSIA DALAM KAWASAN SENDIRI YANG
   BERHUBUNGAN DENGAN ORANG-ORANG.

   WILLIAMS:
   PENELITIAN KUALITATIF ADALAH PENGUMPULAN DATA PADA SUATU
   LATAR ALAMIAH, DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALAMIAH, DAN
   DILAKUKAN OLEH  ORANG ATAU  PENELITI YANG TERTARIK SECARA
   ALAMIAH.

   DENZIN DAN LINCOLN:
   PENELITIAN KUALITATIF ADALAH PENELITIAN YANG MENGGUNAKAN
   LATAR ALAMIAH, DENGAN MAKSUD MENAFSIRKAN FENOMENA YANG
   TERJADI  DAN  DILAKUKAN  DENGAN JALAN MELIBATKAN BERBAGAI
   METODE YANG ADA.

   NASUTION:
   PENELITIAN  KUALITATIF/NATURALISTIK   BERSIFAT INDUKTIF   DAN
   MENCOBA MENCARI DAN MENEMUKAN SUATU TEORI BERDASARKAN
   DATA YANG DIKUMPULKAN.      




BERPIKIR INDUKTIF DAN DEDUKTIF

                                                            Realita

 




                                    Deduktif                                 Induktif



                                    Teori                                              Teori


Induktif :   Di dalam observasi itu fakta-fakta dari fenomena dikumpulkan, diamati, diklasifikasi, disusun secara tetutup (sistematis) kemudian ditarik generalisasi-generalisasi sebagai kesimpulannya, maka terwujudlah hukum-hukum, dalil-dalil, dan teori-teori dari suatu sistem itu.

Deduktif:  Berangkat dari hal yang umum (dari induksi teori/dalil, hukum) kepada hal-hal yang khusus




2. KEGUNAAN PENELITIAN KUALITATIF

KEGUANAAN PENELITIAN KUALITATIF ADALAH UNTUK:
- DIMANFAATKAN OLEH PENELITI YANG BERMINAT MENELITI TENTANG
  MOTIVASI , NILAI, SIKAP, DAN PERSEPSI.
- KEPERLUAN EVALUASI
- UNTUK PENELITIAN KONSULTATIF
- DIGUNAKAN OLEH PENELITI YANG BERMAKSUD MENELITI SESUATU 
   SECARA MENDALAM.





3. KARAKTERISTIK PENELITIAN KUALITATIF
- LATAR ALAMIAH
- MANUSIA SEBAGAI ALAT (INSTRUMEN)
- METODE KUALITATIF
- ANALSIS DATA SECARA INDUKTIF
- TEORI DARI DASAR (GROUNDED THEORY)          
-  DESKRIPTIF
- LEBIH MEMENTINGKAN PROSES DARIPADA HASIL
- ADANYA BATAS YANG DITENTUKAN OLEH FOKUS
- ADANYA KRITERIA KHUSUS UNTUK KEABSAHAN DATA
- DESAIN YANG BERSIFAT SEMENTARA
- HASIL PENELITIAN DIRUNDINGKAN  DAN DISEPAKATI BERSAMA.



LATAR ALAMIAH
PENELITIAN KUALITATIF MELAKUKAN PENELITIAN PADA  LATAR ALAMIAH ATAU KONTEKS SUATU KEUTUHAN (ENTITY). MENURUT LINCOLN DAN GUBA: KARENA ONTOLOGY ALAMIAH MENGHENDAKI ADANYA KENYATAAN-KENYATAAN SEBAGAI KEUTUHAN YANG TIDAK DAPAT DIPAHAMI JIKA DIPISAHKAN DARI KONTEKSNYA.

MANUSIA SEBAGAI ALAT (INSTRUMEN)
PENELITI DENGAN BANTUAN ORANG LAIN MERUPAKAN ALAT PENGUMPUL DATA YANG UTAMA. PADA WAKTU MENGUMPULKAN DATA DILAPANGAN, PENELITI BERPERAN SERTA DALAM KEGIATAN KEMASYARAKATAN. CARA PENGUMPULAN DATA YANG DEMIKIAN DISEBUT “PENGAMATAN BERPERAN SERTA”  ATAU PARTICIPANT OBSERVATIONS . MENURUT KOENTJORONINGRAT DISEBUT “PENGAMATAN TERLIBAT.

METODE KUALITATIF
PENELITIAN KUALITATIF MENGGUNAKAN METODE KUALITATIF YAITU PENGAMATAN, WAWANCARA, ATAU PENELAAHAN DOKUMEN.



ANALISIS DATA SECARA INDUKTIF
PENELITIAN KUALITATIF MENGGUNAKAN ANALISIS DATA SECARA INDUKTIF.
ALASAN INDUKTIF:
1)                  KENYATAAN-KENYATAAN GANDA
2)                  DAPAT MEMBUAT HUBUNGAN PENELITI-RESPONDEN MENJADI EKSPLISIT

Teori dari Dasar
Penelitian kualitatif lebih menghendaki arah bimbingan penyusunan teori subtantif yang berawal dari data.
Penelitian ini mempercayai apa yang dilihat sehingga ia berusaha untuk sejauh mungkin menjadi netral.

Deskriptif
Data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Dengan demikian laporan penelitian akan berisi kutipan-kutipan data untuk memberi gambaran penyajian laporan tersebut. Data tersebut berawal mungkin dari wawancara, catatan lapangan, foto, video tape, dokumen pribadi, catatan atau memo, dan dokumen resmi lain.
Pertanyaan-pertanyaan dengan kata tanya “mengapa”, “alasan apa”, dan “bagaimana terjadinya”.segi “proses” daripada “hasil”. Hal ini disebabkan oleh hubungan bagian-bagian yang sedang diteliti akan jauh lebih jelas apabila diamati dalam proses.

Lebih Mementingkan Proses daripada Hasil
Penelitian kualitatif lebih banyak mementingkan -bagian yang sedang diteliti akan jauh lebih jelas apabula diamati dalam proses.
Bogdan dan Biklen (1982): Contoh seorang peneliti yang menelaah sikap guru terhadap jenis siswa tertentu. Peneliti mengamati dalam hubungan sehari-hari, kemudian menjelaskan tentang sikap yang diteliti.

Adanya “Batas” yang ditentukan oleh “Fokus”
Penelitian kualitatif menghendaki ditetapkannya batas dalam penelitiannya atas dasar fokus yang timbul sebagai masalah dala penelitian.


         PERBEDAAN PENELITIAN KUALITATIF DENGAN KUANTITATIF

Metode Kualitatif/Naturalistik
Metode Kuantitatif
Desain
·         Umum
·         Fleksibel
·         Berkembang, tampil dalam proses penelitian
Desain
·         Spesifik, jelas, terinci
·         Ditentukan secara mantap sejak awal
·         Menjadi pegangan langkah demi langkah
Tujuan
·         Memperoleh pemahaman, makna “Verstehen”
·         Mengembangkan teori
·         Menggambarkan realitas yang kompleks
Tujuan
·         Menunjukkan hubungan antara variabel
·         Mentest teori
·         Mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif
Teknik Penelitian
·         Observasi, participant observation
·         Terutama wawancara terbuka
Teknik Penelitian
·         Eksperimen, survey, observasi berstruktur.
·         Wawancara terstruktur
Instrumen Penelitian
·         Peneliti sebagai instrumen
·         Buku catatan, tape recorder
Instrumen Penelitian
·         Test, angket, wawancara, skala
·         Komputer, kalkulator
Data
·         Deskriptif
·         Dokumen pribadi, catatan lapangan, ucapan responden, dokumen dan lain-lain.
Data
·         Kuantitatif
·         Hasil pengukuran berdasarkan variabel yang dioperasionalkan dengan menggunakan instrument
Sampel
·         Kecil
·         Tidak representatif
·         Purposif
Sampel
·         Besar
·         Representatif
·         Sedapat mungkin random
Analisis
·         Terus menerus sejak awal sampai akhir penelitian
·         Induktif
·         Mencari pola, model, tema
Analisis
·         Pada taraf akhir setelah pengumpulan data selesai
·         Dedukif
·         Menggunakan Statistik
Hubungan dengan responden
·         Empati, akrab
·         Kedudukan sama, setaraf
·         Jangka lama
Hubungan dengan responden
·         Berjarak, sering tanpa kontak langsung
·         Hubungan antara peneliti, subjek
·         Jangka pendek
Usulan desain
·         Singkat
·         Sedikit tanpa literatur
·         Pendekatan secara umum
·         Masalah yang diduga relevan
·         Tidak ada hipotesis
·         Fokus penelitian sering ditulis setelah ada data yang dikumpulkan dari lapangan.
Usulan desain
·         Luas dan terinci
·         Banyak literatur yang berhubungan dengan masalah
·         Prosedur yang spesifik dan terinci langkah-langkahnya.
·         Hipotesis dirumuskan dengan jelas
·         Ditulis terinci dan lengkap sebelum terjun ke lapangan




KERANGKA PENELITIAN KUALITATIF


Bab I. PENDAHULUAN
1.     Latar Belakang Penelitian
2.     Fokus Penelitian dan Perumusan Masalah
3.     Tujuan dan Kegunaan Penelitian
4.     Paradigma dan Kerangka Pemikiran

APLIKASI STATISTIKA DALAM PENELITIAN IPS



·         PETUNJUK PENGISIAN
Didalam pengisian kuesioner Bapak/Ibu hanya memilih salah satu jawaban dengan memberi tanda silang (x) pada setiap pernyataan yang dianggap sesuai dengan isi hati atau keadaan sebenarnya yang terjadi di perusahaan ini.
Keterangan :
                                SS   = Sangat Setuju                         :  5
                                S     = Setuju                                        :  4
                                RR  = Ragu-ragu                                                :  3
                                TS   = Tidak Setuju                            :  2
                                STS = Sangat Tidak Setuju             :  1

No. Kuesioner                   =
Umur                                    =
Jenis Kelamin                     =
Lama Masa Kerja              =
Jabatan                                                =

A.      PERNYATAAN MENYANGKUT PROMOSI JABATAN

1.       Pekerjaan/jabatan yang sekarang saya tempati telah sesuai dengan keinginan

SS
S
RR
TS
STS






2.       Program promosi jabatan pegawai yang ada sekarang cocok dengan kemauan saya.
SS
S
RR
TS
STS






3.       Pelaksanaan program promosi jabatan di PDAM dapat membantu pengembangan karir.
SS
S
RR
TS
STS






4.       Senioritas di PDAM menetukan seseorang  untuk dipromosikan.
SS
S
RR
TS
STS






5.       Saya perlu mengetahui kapan berlangsungnya program promosi jabatan yang dilakukan oleh perusahaan.
SS
S
RR
TS
STS






6.       Saya perlu mengetahui syarat – syarat program promosi jabatan yang dilakukan oleh perusahaan.
SS
S
RR
TS
STS






7.       Saya perlu mengetahui prosedur pelaksanaan program promosi jabatan pada perusahaan tempat bekerja.
SS
S
RR
TS
STS






8.       Saya perlu mengetahui hasil program promosi jabatan yang dilakukan oleh perusahaan.
SS
S
RR
TS
STS






9.       Jabatan yang saya pegang sekarang sangat puas karena sesuai dengan kemampuan, dan dari hasil promosi yang dilakukan perusahaan.
SS
S
RR
TS
STS






10.        Saya sadar bahwa perusahaan juga memperoleh manfaat dari hasil promosi jabatan
SS
S
RR
TS
STS
























B.      PERNYATAAN MENYANGKUT SEMANGAT KERJA
1.       Besarnya gaji saya yang diterima sudah sesuai dengan bidang pekerjaan dan prestasi kerja yang dicapai

SS
S
RR
TS
STS






2.       Tempat kerja dan bidang pekerjaan saya yang sekarang ini sangat menyenangkan dan tidak membosankan
SS
S
RR
TS
STS
















3.       Saya merasa puas dengan keputusan promosi jabatan yang diputuskan selama ini akan berakibat terhadap semangat kerja
SS
S
RR
TS
STS






4.       Saya merasa bahwa kondisi ruangan kerja yang baik saat ini sangatlah membantu konsentrasi dalam bekerja.
SS
S
RR
TS
STS






5.       Saya mengetahui tata tertib yang mengatur dalam bekerja sehingga tidak pernah melanggarnya.
SS
S
RR
TS
STS






6.       Saya menyadari pentingnya pekerjaan yang dilakukan dalam menunjang jalannya perusahaan, oleh karena itu harus mengerjakannya dengan baik.
SS
S
RR
TS
STS






7.       Pemakaian atau pemberian sarana yang disediakan oleh perusahaan sangatlah membantu saya dalam melaksanakan pekerjaan.
SS
S
RR
TS
STS






8.       Saya berusaha untuk tidak terlambat datang ke tempat kerja.
SS
S
RR
TS
STS






9.       Saya tidak pernah menunda-nunda pekerjaan saya.
SS
S
RR
TS
STS






10.        Salah satu sebab saya bekerja dengan baik dan penuh semangat, karena adanya kemungkinan untuk dipromosikan ketempat yang lebih baik
SS
S
RR
TS
STS







DAFTAR SEMUA POSTINGAN