SELAMAT DATANG DI WEBBLOG SERBA-SERBI INDONESIA TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG

Senin, 06 Juni 2011

Fenomenologi, Etnografi, Simbolik, Studi kasus


Fenomenologi
Fenomenologi mencoba mencari arti dari pengalaman dalam kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari atau menemukan makna dari hal hal yang mendasar dari pengalaman hidup tertentu. Pene3litioan ini dilakukan dengan cara wawncara mendalam yang lama dengan partisipan. Isi wawancara diarahkan pada pemahaman sikap informan terhadap pengal;aman hidupnya sehari-hari. Hasil npenelitian diharapkan dapat meninghklatkan pemahaman para pembaca tentang penghayatan dan kehidupan orang lain.
Secara ringkas bahwa pendekatan ini bertujuan memperoleh interpretasi terhadap pemehaman manusia (subjek) atas fenomena yang tampak dan makna dibalik yang tampak, yang muncul dalam kesadaran manusia, untuk dapat mengetahui aspek subyektif tindakan orang dalam kehidupan sehari-hari kita harus masuk kedalam dunia kesadaran (konseptual) subyek yang diteliti.
  Etnografi
Etnografi mendesktipsikan budaya, kelompok social atau system. Biasanya studi etnografik akan berpusat pada pola- pola kegiatan, bahasa, kepercayaan, ritual dan cara- cara hidup. Proses penelitian etnografik biasanya dilaksanakan di lapangan dalam waktu yang lama, berbentuk observasi dan wawancara secara alamiah dengan para informan dalam berbagai kesempatan kegiatan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen. Hasilnya akan berupa komprehensif, yaitu naratif deskriptif bersifat menyeluruh disertai penafsiran yang mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan dan menggambarkan kompleksitas keadaan situasi yang diteliti.
Ethnografi adalah kegiatan penelitian untuk memahami cara orang-orang berinteraksi dengan bekerjasama melalui fenomena teramati dalam kehidupan sehari-hari kelompok sosial dan kultural. Atau mengambarkan, menguraikan dan menafsirkan kelompok sosial dan kultural.
 
Simbolik
Pengamatan berperanserta, (wawancara) sejarah hidup, dan metode historis (analisis dokumen) unggul dalam arti bahwa metode-metode tersebut memungkinkan peneliti memadukan simbol dan interaksi, mengambil peran pihak yang diamati, memasuki dunia sosial subyek penelitian, merekam berbagai situasi perilaku, mengungkapkan perubahan dan proses , dan membuat konsep-konsep yang lebih terarah.

Studi kasus
Studi kasus merupakan salah satu strategi penelitian untuk mengembangkan analisis mendalam dengan pokok masalah “apa/apakah”, “bagaimana” atau mengapa” tentang satu kasus atau kasus majemuk dari pehenomena kontemporer dengan pendekatan/metode penelitian kualitatif.
Studi kasus merupakan suatu penelitian yang diarahkan untuk mennghimpun data, mengambil makna, memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. Kesimpulan dari penelitian studi kasus hanya berlaku untuk kasus tersebut. Kasus dapat satu orang, satu kelas, satu sekolah, dan lain- lain. Teknik pengumpulan data yang dapat digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumenter.

Penelian tindakan
Penelitian tindakan adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan social termasuk pendidikan, yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan rasional dari tindakan tindakan mereka dalam melaksnakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan yang dilakukan itu, serta memperbaiki kondisi praktek tindaknnya itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMAKASIH

DAFTAR SEMUA POSTINGAN