Malam yang gelap
Terdiam sosok anak kecil dengan wajah yang lusuh
Pakaian yang kotor
Dijalanan yang ramai
Banyak kendaran melaju
Sorot lampu mobil yang tajam memecah kegelapan
Anak itu kembali berjalan dengan lunglai
Menghampiri mobil yang berhenti karena lampu merah
Sambil bertepuk menyanyikan sebuah lagu
Berharap diberi uang kecil
Dari pinggir mobil satu kemobil lain
Anak kecil itu berjalan sampai lampu hijau
Anak kecil kembali ke trotoar jalanan
Kota ini terasa pahit buat mereka
Entah dosa siapa mereka ada dijalanan
Mencari sesuap nasi,
Bersyukurlah kita yang selalu berada dekat dengan orangtua
Disayangi orangtua.
#ditepijalan
#anakjalanan
Zonasi dalam PPDB
Adanya zonasi yang di pakai sebagai aturan untuk masuk ke sekolah dasar, menengah,dan Setara SMA , lagi lagi muncul berbagai tanggapan negatif dari para orangtua karena anak anaknya tidak masuk ke sekolah yang mereka inginkan kesekolah faporit mereka karena terganjal oleh aturan zonasi aturan yang mengharuskan masuk sekolah sesuai tempat tinggalnya , padahal para orangtua banyak yang mempunyai keinginan anaknya masuk kedalam sekolah yang faporit, banyak yang akhirnya mensekolahkan anak anak mereka kesekolah yang tidak diinginkannya.
Ada beberapa Plus Minus dari sistem zonasi yang saya kutip dari berbagai media doantaranya:
Plus
- siapapun bisa diterima di sekolah terdekat dari tempat tinggalnya
- terjadi pemerataan peserta didik yang berprestasi
- memungkinkan siswa berprestasi tdk mengelompok di satu sekolah
- sekolah mampu bersaing, karena setiap sekolah memiliki peluang mendapatkan peserta didik berprestasi
- pemerataan mutu pendidikan dan peningkatan akses dan layanan sekolah
- memungkinkan tiap sekolah memenuhi kuota pendaftar
-mengurangi angka siswa putus sekolah, karena siswa dapat lebih mudah mendaftar di sekolah terdekat
- beban biaya yg dikeluarkan orang tua semakin kecil karena jarak lebih dekat
- orang tua dapat lebih mudah melakukan pengawasan
Minus
- menurunnya semangat belajar siswa karena tidak bisa diterima di sekolah "favorit" (lambat laun para org tua/anak mungkin akan tau karena sekolah mereka juga adalah sekolah faforit) Bapak /Ibu guru lebih bersemangat lagi dengan putra_putrinya di sekolah
- anak berprestasi kurang bisa meningkatkan kemampuannya (idem)
- munculnya penyalah gunaan data dalam Kartu Keluarga (mungkin dari ini harus ada kebijakan dalam pemerintah)
*Semua selalu belajar*
- penyalah gunaan jalur *siswa " tidak mampu"* (ini saya yg belum faham bu?? )
- Sekolah kurang dapat mengembangkan kemampuan siswa berprestasinya (minimnya sarana dan prasarana sekolah)
(Kembali lagi ke kebijakan pemerintah, supaya lebih memperhatikan khususnya saran dan prasana untuk pendidikan)
Bagi yg sudah2 di perhatikan terima kasih
Dari Plus minus sistem zonasi tersebut semoga dalam Penerimaan siswa baru di sekolah sekolah atau tiap daerah yang menerapkan sistem zonasi bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan yang diinginkan.
Nyair impun di lebak panyairan
Jaman keur leutikmah ulin teh sok rada jarambah siga na teu inget balik kaimah da kuring ge mun pere sakola sok ngadon ngala impun atawa nyair impun ka lebak panyairan nu aya di lebak desa karyawangi anu jalanna mah nurugtug palaur lamun tikosewad teh matak ngagulutuk.
Anu ngaranna nyair teh ngala impun make sairan , sairan teh satengah buleud anu di anyam ku awi tapi rada carang jadi lamum di sair teh caina teu kabawa da moncor kanu liang liang leutik awi tapi sabangsaning anu rada gede mah impun atawa lauk atawa jukut bisa cicing teu moncor kahandap.
Nyair
teh sok mapay mapay galengan saladah cai. ari galengan teh jalan leutik disiisi anu sok di pake ngaliwat atawa tatapakan pikeun jalan katempat lainna deui. bari jeung turun kasisi galengan terus sairan di anclumkeun kanu sisi sisi saladah cai sugan weh aya impun anu kasair nya lumayan sok meunang ari sarantangeun mah,lumayan mun di goreng garing teh jeung sangu ngebul sok matak mamayu ari dahar teh.
Ari keur nyair teh ngan kudu turun ka cai saladah cai lamun turun teu kahaja eta saladah cai sok kaide'k mun kanyahoan anu boga saladah mah sok di carekan temeunangeun nyair teh, meureun ngarusak , tapi maklumeun meureun kabarudak jaman harita mah ,
Tangtuna barudak ayeuna jeung baheula kaulinanna beda pisan contona ieu nyair anu tangtu moal karandapan kubudak zaman ayeunamah bari ulin bisa ngahasilkeun bisa mawa balik dahareun jang dibawa kaimahna.
Hutan di babakan siliwangi
Kota bandung terkenal dengan ruang terbuka hijaunya terdapat beberapa taman kota yang banyak dikunjungi wisatawan salah satunya di Babakan siliwangi ada hutan kota tepatnya di sebelah kiri jalan kalau dari arah ITB, hutan kota dalam tata kota mungkin menurut saya sangat baik sekali sebagai tempat penyerapan air, tempat pemberi oksigen yang baik, juga bisa di gunakan sebagai sarana wisata bagi masyarakatnya
Di perkotaan biasa banyak terdapat gedung gedung yang tinggi atau tidak ada nya ruang terbuka hijau nah hutan kota ini bisa untuk memperindah suasana kota yang sangat panas dan tidak ada pohon pohonya, jadi masyarakat dapat melihat keindahan berbagai tumbuhan tanaman di hutan kota ini , bisa mencari suasana yang sejuk dan hening di hutan kota ini dengan udara yang yang cukup segar
Hutan kota bisa ikut menjaga kelestarian hewan seperti burung, kupu-kupu belalang dan banyak lagi hewan hewan yang bisa terjaga kelestarian hidupnya jadi di hitan kota bisa menjaga kelestarian komunitas hewan
Hutan kota atau ruang terbuka hijau ini Masyarakat akan merasakan suatu suasana yang berbeda tingkat kelembaban udara, suhu udara, serta curah hujan yang akan menambah kesejukan keindahan serta lingkungan yang nyaman untuk mendapatkan suasana dan udara yang bersih.
Pemanfaatan hutan kota ini bermanfaat agar akar tanaman mampu melakukan penyerapan air tanah, terutama di musim kemarau. Sehingga persediaan air tanah akan cukup tersedia juga bisa menjaga agar tanah stabil tidak longsor atau bergeser karena air hujan.
Pemanfaatan hutan kota mampu memberikan edukasi bagi masyarakat dengan menjadikannya tempat wisata dan sebagai tempat belajar mengenal berbagai jenih pohon pohonan dan tanaman. Sehingga generasi yang akan datang lebih banyal belajar pentingnya menjaga kelestarian alam.
By Taufik Mulyana, M.Pd