SELAMAT DATANG DI WEBBLOG SERBA-SERBI INDONESIA TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG

Kamis, 23 Februari 2012

IPS di New Jersey (Standar Isi Core Curriculum New Jersey)

New Jersey (Standar Isi Core Curriculum New Jersey)
Tujuan IPS
Menyediakan para siswa dengan pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang diperlukan  untuk menjadi aktif, menguasai informasi, warganegara bertanggung jawab dan berkontribusi terhadap masyarakatnya.


Kompetensi yang harus dimiliki siswa dari IPS
a.      Memperoleh suatu pemahaman dan apresiasi dasar tentang Tradisi dan nilai Amerika berdasarkan pada pengetahuan sejarah dan pengembangan dan berfungsinya sistem pemerintah konstitusional Amerika
b.      Mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang  memungkinkan mereka melaksanakan fungsi pembelajaran sepanjang hayat dan menguji serta mengevaluasi isu penting untuk seluruh Amerika.
c.       Memperoleh literacy dasar di dalam disiplin inti   social studies dan memiliki pemahaman yang dasar yang diperlukan untuk menerapkan pengetahuan ini untuk hidup mereka sebagai warga negara.
d.      Memahami sejarah dunia sebagai konteks untuk sejarah amerika serikat dan sebagai record/ catatan kultur dan peradaban yang besar masa lalu dan sekarang
e.      Berpartisipasi dalam aktivitas yang meningkatkan kebaikan umum dan meningkatkan kesejahteraan umum
Keterampilan IPS
Semua siswa akan menggunakan pemikiran historis, pemecahan masalah, suatu ketrampilan riset untuk memaksimalkan pemahaman terhadap pelajaran kewarganegaraan,  sejarah, geografi, dan ekonomi.
Pada Akhir Kelas 2, Para Siswa Akan:
a.      menjelaskan konsep [panjang/lama]yang lalu dan jauh sekali
b.      [menerapkan/berlaku] terminologi berhubungan dengan waktu termasuk masa lampau, [kini/hadir], dan masa depan
c.       mengidentifikasi sumber informasi terpasang lokal, nasional dan internasional peristiwa
d.      menceritakan [kepada] kembali peristiwa atau cerita dengan ketelitian dan peruntunan
e.      mengembangkan timelines sederhana
Pada Akhir Kelas 4, Para Siswa Akan
a.      menjelaskan bagaimana peristiwa [kini/hadir] dihubungkan terhadap masa lampau
b.      menerapkan terminologi berhubungan dengan waktu meliputi tahun, dekade, berabad-abad, dan generasi.
c.       menempatkan sumber untuk informasi yang sama  i (ramalan cuaca  di tv,internet atau surat kabar)
d.      mengorganisir peristiwa di (dalam) suatu garis waktu
e.      membedakan antara suatu sumber langsung dan sumber sekunder dari  suatu peristiwa
f.        membedakan fakta dari fiksi
Pada Akhir Kelas 6, Para Siswa Akan
b.      meneliti bagaimana peristiwa terkait dari waktu ke waktu
c.       menggunakan keterampilan berpikir kritis berpikir ketrampilan untuk menginterpretasikan peristiwa, mengenali penyimpangan, pandangan, dan konteks
d.      menilai kredibilitas sumber utama (primar) dengan sumber sekunder

e.      menganalisis  data dalam rangka melihat  orang dan peristiwa di dalam konteks
f.        menguji isu, peristiwa, atau tema sekarang  dan menghubungkannya dengan peristiwa yang lampau
Pada Akhir Kelas 8, Para Siswa Akan
a.      merumuskan pertanyaan mendasarkan pada  kebutuhan informasi
b.      menggunakan strategi efektif untuk menempatkan informasi
c.       membandingkan dan mengkontraskan penafsiran ttg peristiwa sekarang dan peristiwa historis
Pada Akhir Kelas 10, Para Siswa Akan
a.      menginterpretasikan peristiwa  dengan  mempertimbangkan kesinambungan dan perubahan, kekhilafan dan kesalahan, dan mengubah penafsiran sejarawan
b.      menciri fakta dari fiksi dengan  membandingkan sumber tentang figur dan peristiwa dengan karakter fictionalized  dan peristiwa
c.       meringkas informasi dalam tulisan, grafis, dan format lisan
Pada Akhir Nilai/Kelas 12, Para Siswa Akan
a.      meneliti bagaimana peristiwa historis membentuk dunia modern
b.      merumuskan pertanyaan dan  hipotesis
c.       menyatukan, menganalisis  informasi dari sumber  primer dan sekunder untuk mendukung atau menolak hipotesis
d.      menguji data sumber di dalam konteks historis, sosial, politis, mengenai ilmu bumi, atau konteks ekonomi di mana dikreasikan, menguji kredibilitas dan mengevaluasi bias.it apakah
e.      engevaluasi isu sekarang, peristiwa, atau tema dan melacak evolusi mereka melalui periode historis
f.        menerapkan keterampilan problem-solving untuk memecahkanmasalah nasional, negara,  atau lokal
g.      menganalisis perubahan  sosial, politis, dan budaya dan mengevaluasi dampak masing-masing pada peristiwa dan isu lokal, negara, nasional dan internasional
h.      mengevaluasi komunikasi historis dan kontemporer untuk mengidentifikasi akurasi fakta,   ketelitian bukti, dan ketidakhadiran bias dan  mendiskusikan strategi yang digunakan oleh pemerintah, politis calon, dan media untuk komunikasi dengan masyarakat.
Dari grade 2 sampai 12  keterampilan atau kompetensi social studies menunjukkan kontinuitas atau kesinambungan antar level dalam esensial komptenesi yang diharapkan. Disamping itu menunjukkan semakin tinggi level, semakin tinggi dan mendalam pula keterampilan yang diharapkan siswa pada pelajaran social studies.  Social Studies diajarkan di Amerika Serikat pada semua jenjang pendidikan. Pada jejang sekolah menengah meliputi Civics, Ekonomi, Geografi, dan Sejarah yang diajarkan pada semua jenjang kelas. 
Proses pembelajaran menuntut keterlibatan peserta didik secara aktif dan bertujuan agar penguasaan dari kognitif , afektif, serta psi-komotorik terbentuk pada diri siswa (Moh. Amin, 1987:42), maka alat ukur hasil belajarnya tidak cukup jika hanya dengan tes obyektif atau subyektif saja. Dengan cara penilaian tersebut keterampilan siswa dalam melakukan aktivitas baik saat melakukan percobaan maupun menciptakan hasil karya belum dapat diungkap. Demikian pula tentang aktivitas siswa selama mengerjakan tugas dari guru. Baik berupa tugas untuk melakukan perco-baan, peragaan maupun pengamatan.
Penilaian merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari tujuan pendidikan dasar maupun penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan pada langkah awal pembelajaran digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pem-belajaran dan proses penilaian yang akan dilakukan. Menurut Davis (dalam Sudarsono Sudirdjo dkk., 1991:94) tujuan tidak hanya merupakan arah yang dapat membentuk atau mewarnai kurikulum dan memimpin kegiatan pen-gajaran, tetapi juga dapat menyediakan spesifikasi secara terperinci bagi penyusunan dan penggunaan teknik-teknik penilaian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tujuan pembelajaran yang dirumuskan secara je-las dan spesifik akan menunjang proses penilaian yang tepat dan dapat membantu di dalam menetapkan kualitas dan efektivitas pengalaman belajar siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMAKASIH

DAFTAR SEMUA POSTINGAN